Suhu Sukun Hura-Hura

maicih mocca suhu

MAICIH baru-baru ini mengeluarkan vroduk keripik sukun bernama SUHU. Produk Maicih yang satu ini berbahan dasar buah sukun, yang sudah tidak asing lagi mungkin buat incu-incu emak se-Nusantara. Kenapa dinamakan SUHU ? Karena emak berdoa dan berharap produk ini menjadi sejatinya SUHU-nya kripik alias Master a.k.a Guru Tertinggi. Emak kebanyakan nongton film silat.

Dan Alhamdulillah, ternyata ketika emak munculkan ke incu-incu semua, SUHU dari Maicih ini langsung mendapat respon yang bagus, cepat habis, anak-anak emak yang jualan pun laku keras. SUHU juga bisa berarti temperatur.. Emak berdoa dengan keluarnya vroduk SUHU ini suhu bisnis di Indonesia ini lebih sejuk, baik bisnis keripik maupun industri kreatif akan membaik dengan saling menjaga etika dan lebih mengutamakan pelayanan pada konsumen juga bersaing secara sehat dengan fokus pada peningkatan kualitas untuk Indonesia yang lebih baik. Setuju cuuu? Harus setuju ya 🙂

Begitu pun, suhu ipoleksosbudhankam Indonesia, ayooo pada tau ga singkatan itu.. Ideologi politik sosial budaya pertahanan keamanan, ketauan ya emak angkatan berapa. Ah emak memang suka sama singkatan alias akronim hehehehe. Eh kembali lagi, doa emak supaya suhu ipoleksosbudhankam negara kita tercinta ini semakin membaik, walau BBM akan naik, juga isu-isu yang berkembang seputar kenaikan tersebut, tidak membuat incu-incu semua terhambat dalam berkarya berkreasi untuk kemajuan diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, dan lebih besar lagi untuk bangsa dan dunia kita.

Oh iya SUHU ini pun adalah sebuah singkatan, biasalah emak gitu loh, hobi visund sama singkatan severti Basreng yang singkatan dari Baso Ikan Goreng, sekarang giliran buah sukun yang jadi primadona. Mari kita tampilkan SUHU, Sukun Hura-Hura Maicih. Ditambahkan tagline sederhana, daripada hura-hura ga karuan, lebih baik makan Maicih. 

 

emak Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
Tagged , , , , , , , ,

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of