Salam Tempel

Selamat Lebaran buat kamu semua, ya! Mohon maaf lahir batin dari maicih.com. Mumpung masih suasana Lebaran, kali ini kita akan ngebahas soal salam tempel yang sering dilakukan pas hari raya Idul Fitri. Kamu yang masih sekolah atau masih tergolong anak-anak, Lebaran pasti momen yang paling ditunggu. Iyalah, kalo Lebaran, selalu ada rejeki lebih dari sanak saudara atau orang tua.
uang
Hehe, ini salam tempel tea, dari ayah-ibu, kakek-nenek, om-tante, atau saudara lainnya. Ini ternyata tradisinya nggak hanya dari Indonesia aja, lho. Di Tionghoa juga terkenal budaya angpao atau salam tempel. Apalagi saat perayaan hari besar, salah satunya pada saat tahun baru (Imlek). Budaya ini diadaptasi juga oleh warga etnis Tionghoa di berbagai belahan negara Asia Tenggara. Tapi, budaya memberi angpao ini hanya dilakukan oleh mereka yang sudah menikah kepada yang belum menikah.
Angpao yang terkenal dengan warna merah cerahnya, melambangkan sukacita dan keberuntungan. Angpao ini berasal dari bahasa Mandarin ‘hongbao’. Hong berarti merah, popularm revolusioner, dan bonus. Sedangkan Bao berarti menutupi, membungkus, memegang, memasukkan, mengurusi, kemasan. Kedua kata ini akhirnya diterjemahkan sebagai uang yang dibungkus dengan kemasan merah sebagai hadiah atau bonus.
Tradisi inilah yang ikutan diadaptasi oleh umat Islam di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei pada saat Lebaran. Bedanya, amplop yang dipakai untuk membungkus uangnya, nggak harus berwarna merah, malah kadang nggak diamplopin, tapi langsung ditempelin pada saat bersalam-salaman.
Ada kepercayaan di budaya angpao Tionghoa yang mengaitkan jumlah uang pemberian dengan peristiwa tertentu. Kalau umat Islam, pemberian seperti ini identik dengan sodakoh, yang sifatnya lebih tidak formal dan wajib seperti zakat. Benang merahnya sih, ikhlas. Jadi berapapun isi amplop salam tempelmu, nggak usah terlalu dihiraukan, asal ikhlas. Yang dikasih salam tempel sih, seneng-seneng aja, mau dapet berapa juga. Kan. dikit-dikit nanti juga jadi bukit! Hehe, tahun ini banyakan ngasihnya atau nerimanya, nih? ***

emak Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
Tagged , ,

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of