Rajin Solat, Pahala Dapat, Tubuh Tambah Sehat

Masih semangat dong di Bulan Ramadhan ini? Supaya tambah semangat, berikut ada beberapa manfaat yang bisa didapat kalau selama puasa ini, kamu solatnya nggak bolong-bolong, dan rajin tarawih. Gerakan solatlah yang punya manfaat hebat untuk kesehatan tubuh. Apa aja, sih?
sujud-sholat-syukur
1. Melancarkan aliran darah
Takbiratul Ihram adalah gerakan berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan.
Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
Kemudian kedua tangan di dekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
2. Menjaga fungsi saraf tulang belakang
Gerakan salat selanjutnya adalah ruku. Ruku yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah.
Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, ruku adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.
3. Melancarkan pencernaan
I’tidal merupakan variasi dari postur setelah ruku dan sebelum sujud. Gerakan ini dilakukan usai ruku dengan tubuh kembali tegak sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat gerakan ini adalah bagi organ-organ pencernaan. Saat I’tidal, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Sehingga dapat melancarkan pencernaan.
4. Melancarkan aliran darah ke otak
Gerakan selanjutnya adalah sujud. Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan oksigen. Saat sujud posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak.
Lewat gerakan ini, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Sehingga sujud yang tuma’ninah dan kontinu dapat memicu peningkatan kecerdasan seseorang.
5. Mencegah kram & impotensi
Duduk setelah sujud terdiri dari dua macam yaitu iftirosy (tahiyat awal) dan tawarru (tahiyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Saat tahiyat awal, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.
Sementara tahiyat akhir sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens. Posisi seperti ini mampu mencegah impotensi.
6. Mencegah sakit kepala
Gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.

emak Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
Tagged , , , ,

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Puasa Lebih Lama di Negara-negara Ini | Maicih.com Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] termasuk salah satu negara yang jam berpuasanya pendek di bulan Ramadhan ini. Sekitar 12-13 jam saja, umat muslim di Indonesia harus menahan lapar dan dahaga. Bandingkan […]