Jualan Lewat Social Media

Cukup aktif di social media cu ? Atau bahkan sering photo selfie dengan berbagai gaya di akun Instagram mungkin ya hehehe ketauan nih.. Pernahkah terpikir untuk mendapatkan nilai ekonomi dari aktifitas kita di social media ?

Nah di kesempatan kali ini emak akan beri beberapa tips untuk incu-incu bisa mendapatkan keuntungan dari memanfaatkan social media seperti yang dilakukan Bob Merdeka di awal membangun Maicih bahkan hingga kini. Dan juga jaringan penjual Maicih seluruh Indonesia yang sangat aktif berjualan di social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, atau yang sekarang lagi rame yaitu Path dan Google+.

Perhatikan musim. 

Biasanya ketika musim Idul Adha, kan banyak tuh yang jualan hewan qurban cu.. Nah bukan berarti kamu jadi ikut jual hewan ketika Idul Adha, namun ikut peka terhadap musim dan trend yang sedang terjadi di sekitar kita terutama kebiasaan konsumen kita, misalnya dengan memberikan ucapan selamat tentang hari raya dan memberikan diskon khusus jika konsumen kita upload barang jualan kita di saat hari raya.

Perbanyak jenis barang.  

Statistik dalam berjualan sangatlah penting. Karena dalam bisnis apapun, jika diversifikasi barang kita alias kita menjual banyak barang, maka konsumen akan bisa memilih. Bisa saja ada yang suka barang tertentu, namun ada juga yang tidak suka. Nah kalau jenis barang kita banyak, kita ga akan khawatir kehilangan pelanggan, karena kita memberi banyak pilihan untuk mereka.

Strategi harga. 

Pastikan kita memiliki harga yang fair dan kompetitif. Dalam artian kita memberi harga yang sesuai dengan pelayanan kita yang maximal. Bukan berarti kita selalu memberi harga murah, jika harganya agak tinggi pun tidak menjadi masalah asalkan kualitas yang kita berikan adalah yang terbaik. Sehingga kita berusaha untuk menjadi penjual yang fair.
Sentuhan pribadi. 

Intuisi juga diperlukan dalam setiap kesempatan usaha. Ada banyak cara untuk membuat toko online atau social media kita ramai dengan pengunjung. Berikan tips-tips khusus misalnya tentang merawat barang-barang yang kita jual. Atau sesekali kita bisa memberikan diskon khusus. Sentuhan pribadi juga berarti kita menjadi lebih ‘manusiawi’ kepada pelanggan kita. Contohnya kita bisa share keseharian kita saat packing barang-barang dagangan kita dan banyak macam lainnya. Seperti yang dilakukan Banny Saputra ini dalam berjualan Maicih, dia upload saat dia main gitar dengan tumpukan dus maicih di belakangnya.

Mungkin itu aja yang bisa emak bagikan di kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat ya cu. 🙂

emak Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
Tagged ,

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of