Ciri-Ciri Jajanan Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

Gambar Ilustrasi. Pixabay.com

SAAT ini hampir semua jenis makanan mengandung bahan kimia. Bukan hanya makanan kemasan dari pabrikan, tetapi makanan-makanan segar sudah terkontaminasi bahan kimia dan pengawet.

Sebut saja sayur dan buah, bakso, ikan, aneka makanan laut serta jajanan pasar yang digemari banyak orang. Semua jenis makanan itu boleh dibilang terkontaminasi bahan kimia berupa pengawet.

Tetapi sayangnya, para pedagang zaman sekarang banyak yang berbuat curang. Mereka menggunakan pengawet dari bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat merusak kesehatan.

Bagi Anda yang gemar jajan di luar, penting mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung pengawet dari bahan kimia berbahaya. Dikutip dari Klubpompi BPOM RI, bahan kimia berbahaya yang sering ditemukan pada makanan sebagai pengawet adalah boraks dan formalin.

Kedua bahan kimia itu sering ditemukan pada jajanan seperi tahu, ikan, bakso, makanan yang diasap atau dikeringkan. “Asam borat atau boraks (boric acid). Boraks bersifat sangat beracun. Bahaya akut dari mengkonsumsi pangan yang mengandung boraks adalah badan berasa tidak enak,” tulis akun resmi.

Ciri-ciri makanan yang mengandung boraks, sangat sulit temukan. Sebab jika sudah menjadi makanan tidak terlihat tandanya. Salah satu cara yang bisa dilakukan hanyalah lewat uji laboratorium.

Tetapi jika digunakan pada bakso, campuran boraks bisa diketahui lewat lamanya bakso awet di luar. Warna tampak lebih putih, ada bau lain yang tercium selain aroma alami bakso, dan bakso memiliki tekstur lebih kenyal.

Boraks sendiri adalah bahan solder, bahan pembersih, pengontrol kecoak, pengawet kayu, antiseptik kayu. Bahasa lainnya adalah natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat. Tampilannya berwarna putih berupa serbuk yang mudah larut dalam air.

Jika tubuh seseorang sering mengkonsumsi makanan mengandung boraks maka tubuh akan menjadi sangat lemah, diare, mual, nyeri, hilang nafsu makan, kurang darah, kerusakan ginjal, bahkan berisiko kematian.

(Baca Juga: 5 Foto Sebelum Tragedi Mengerikan yang Tak Sengaja Tertangkap Kamera)

Sementara itu pengawet berupa formalin dapat berisiko kanker. Formalin sering ditemukan pada ikan, tahu, ayam potong, dan mie basah. Pada jenis-jenis makanan tersebut, bila mengandung formalin warna akan terlihat sangat bagus dan cerah, awet hingga tiga hari lebih, dan tidak dihinggapi lalat.

“Tekstur makanan yang mengandung formalin halus, tidak mudah hancur, (pada tahu misalnya). Sedangkan pada ikan, coba sodorkan ke kucing, jika tidak dimakan berarti ada kemungkinan mengandung formalin.”

(ful)

Sumber: https://lifestyle.okezone.com/read/2018/04/07/298/1883622/ciri-ciri-jajanan-mengandung-bahan-pengawet-berbahaya

maicih Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
follow me
Tagged , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: