Banyak Dipalsukan, ‘Maicih’ Ganti Logo

 

Banyak Dipalsukan, 'Maicih' Ganti Logo

Keripik pedas Maicih sudah menjadi salah satu kuliner khas Bandung yang banyak diburu konsumen. Namun sayang, akhir-akhir ini mulai banyak ‘Maicih-Maicih’ palsu yang beredar di pasar. Karena itu, sekarang Maicih berganti logo.

Jika sebelumnya logo yang digunakan adalah gambar siluet perempuan tua dari samping, logo yang digunakan sekarang adalah sosok perempuan tua dari depan.

Pendiri sekaligus pemilik Maicih, Dimas Ginanjar Merdeka mengakui, seiring dengan suksesnya Maicih, semakin banyak orang yang berusaha memalsukan keripik pedas tersebut. Parahnya, pria yang akrab dipanggil Bob itu disebut-sebut sebagai salah satu pemalsu Maicih.

“Padahal saya yang pertama kali menjual keripik pedas dengan merek Maicih. Saya pula yang pertama kali memopulerkan dan memasarkan Maicih lewat Twitter,” ujar Bob kepada wartawan di Commonroom Jalan Kyai Gede Utama Bandung, Sabtu (25/6/2011) sore.

Selain berganti logo, keripik pun dikemas menggunakan paperbag. Menurut dia, paperbag dipakai untuk menjamin kebersihan dan higienitas keripik, sehingga aman dikonsumsi.

Keripik produk kita pun sudah mendapat sertifikat halal dari MUI dan dari Dinas Kesehatan. Pemakaian paperbag pun atas saran pihak Dinkes. Penggunaan paperpbag katanya akan terhindari dari kontaminasi, dan membuatnya lebih higienis,” jelas dia.

Sementara untuk menjamin kualitas produk di pasar, Bob mengaku tidak membuka cabang di mana pun. Untuk penjualan di luar kota, dia dibantu oleh 35 distributor di seluruh Indonesia. “Kita jualan di tempat tertentu, dan tidak berpindah-pindah,” tambahnya.

Oleh: Hanhan Husna
Jabar – Minggu, 26 Juni 2011 | 16:12 WIB
INILAH.COM, Bandung 
Be Sociable, Share!

64 thoughts on “Banyak Dipalsukan, ‘Maicih’ Ganti Logo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *