Ada Apa dengan Singkong?

Singkong Maicih
Singkong Maicih

Singkong atau sering juga disebut ubi kayu, tentu sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari Kita. Secara tradisional, singkong sangat diminati sebagai pengganti dari makanan pokok kita yaitu nasi. Hal itu tak salah, karena singkong memang mengandung cukup tinggi kalori dan sumber energi yang baik. Dalam perkembangannya, singkong kini telah banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam penganan, atau diambil patinya untuk berbagai macam keperluan.

Singkong merupakan jenis makanan yang sangat erat dengan masyarakat Indonesia. Tapi tahukah Sobat kalau singkong sebenarnya bukan tumbuhan asli Indonesia? Ya, singkong sebenarnya berasal dari Brazil dan Paraguay. Bangsa Portugis lah yang membawa dan memperkenalkan singkong ke Indonesia dan sejak tahun 1810an singkong mulai ditanam secara komersil di Indonesia.

Eksistensi singkong sempat meredup digerus modernisasi, banyak yang menganggap singkong adalah makanan kampung. Namun beberapa tahun belakangan singkong mulai naik lagi ke permukaan, olahan singkong mulai dibuat secara lebih kreatif dan akhirnya stigma singkong sebagai makanan kampung tidak lagi melekat. Lalu adakah manfaat yang ditawarkan singkong bagi kesehatan tubuh kita? Mari kita simak ulasannya.

Manfaat singkong bagi kesehatan diantaranya:

1. Sumber energi

singkongSingkong merupakan bahan makanan rendah lemak dan kolesterol, namun tinggi kalori. Kandungan kalori pada singkong bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan kentang. Per 100 gram singkong mengandung sekitar 160 kalori, terutama berasal dari sukrosa yang yang membentuk sebagian besar gula pada umbi-umbian. Singkong juga diindikasikan sebagai jenis umbi-umbian tropis kaya pati dengan kandungan kalori tertinggi. Dengan demikian, singkong dapat dijadikan alternatif pengganti nasi untuk memenuhi kebutuhan kalori tubuh sebagai sumber energi guna melakukan aktifitas sehari-hari. Untuk mengetahui jenis-jenis makanan tinggi kalori lainnya, Sobat bisa simak pada artikel 12 Jenis Makanan Yang Mengandung Kalori Tinggi.

2. Sumber serat

Seperti yang Sobat ketahui, mengkonsumsi makanan berserat sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh seperti menurunkan tekanan darah, menjaga kadar kolesterol dan membantu memperlancar pencernaan. Kandungan serat tinggi dan rendah lemak, hal ini menunjukkan kalau singkong aman dikonsumsi tanpa harus khawatir obesitas.

Artikel terkait : 8 Manfaat Petai Bagi Kesehatan

3. Sumber vitamin K

Vitamin memegang peranan dalam membangun massa tulang dengan cara memicu aktifitas osteotrophic dalam tulang. Selain itu, vitamin K juga dapat membantu membatasi kerusakan saraf di otak sehingga berguna dalam pengobatan penderita alzheimer. Sumber vitamin K lainnya yang juga memiliki manfaat luar biasa bagi tubuh adalah brokoli, simak 7 Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan.

4. Sumber vitamin B Kompleks

Singkong juga mengandung vitamin B kompleks dan beberapa kelompok vitamin seperti riboflavin, folates, thiamin, piridoksin (vit B6) dan asam patotenat. Riboflavin sendiri bermanfaat dalam proses pertumbuhan serta membantu proses produksi sel darah merah guna menghindari anemia. Selain vitamin tersebut, singkong juga mengandung vitamin B17 atau disebut amygdaline yang berfungsi membantu menghancurkan enzim penyebab kanker. Vitamin B17 yang terkandung dalam biji aprikot awalnya diaplikasikan oleh warga Australia dan Amerika sebagai alat pengobatan kanker tanpa kemoterapi, dan ternyata vitamin B17 juga terdapat pada singkong.

5. Sumber mineral

Beberapa mineral penting bagi tubuh juga terdapat pada singkong. Seng, magnesium, tembaga, besi dan mangan. Singkong juga memiliki kandungan kalium dalam kadar yang cukup, sekitar 271 mg per 100 gram singkong. Kalium merupakan bagian penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah.

6. Bebas gluten

Singkong adalah salah satu jenis makanan yang bebas gluten. Makanan bebas gluten adalah makanan yang aman dikonsumsi penderita penyakit celiac atau intoleransi gluten. Celiac adalah kondisi medis yang ditandai kerusakan pada usus halus yang menyebabkan hilangnya kemampuan untuk mencerna beberapa nutrisi tertentu. Kerusakan pada usus halus ini disebabkan oleh reaksi terhadap konsumsi gluten. Bagi para penderita celiac, mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten dapat memicu beberapa efek samping diantaranya sakit perut, perut kembung, diare, terhambatnya pertumbuhan pada anak dan sering merasa lelah. Selain menimbulkan efek samping seperti disebutkan di atas, konsumsi gluten bagi penderita celiac juga dapat menyebabkan komplikasi seperti osteoporosis, berat badan bayi baru lahir di bawah angka normal dan resiko kanker usus.

Singkong Maicih
Singkong Maicih

Racun Sianida Juga Ada di Singkong, Mengapa Tidak Bikin Keracunan?

Di alam, singkong atau cassava menghasilan sianida dalam bentuk senyawa glikosida sianogenik yang dinamakan linimarin. Senyawa glikosida sianogenik relatif tidak beracun, namun proses enzimatik yang terjadi di dalam tubuh manusia bisa mengurainya menjadi hidrogen sianida, salah satu bentuk racun sianida yang paling beracun.

Untungnya, tidak semua jenis singkong menghasilkan senyawa sianida dalam jumlah besar. Jenis singkong yang biasa dikonsumsi sehari-hari umumnya menghasilkan sianida dalam jumlah sangat kecil, dan kadarnya semakin berkurang dengan pengolahan yang benar.

Di daerah penghasil gaplek seperti Gunungkidul, Yogyakarta, singkong cukup populer sebagai makanan pokok maupun bahan baku pangan olahan. Bagi warga setempat, tidak terlalu sulit mengenali singkong beracun dengan kadar sianida yang lebih tinggi dibanding singkong biasa.

“Singkong yang beracun biasanya tangkai daunnya sangat merah. Kulit ubinya, kalau dikupas juga bukan putih melainkan merah. Singkong seperti itu, daunnya juga ‘mendemi‘ (bikin keracunan) kalau tidak dimasak dengan benar,” kata Kusrini, seorang warga Gunungkidul yang menanam berbagai jenis singkong di pekarangannya.

Selain singkong, sekitar 2.000 jenis tanaman lain juga menghasilkan sianida dalam kadar yang berbeda-beda. Beberapa jenis bakteri, jamur, dan ganggang juga menghasilkan senyawa yang tersusun dari atom karbon (C) dan nitrogen (N) ini. Di lingkungan keseharian, salah satu kandungan asap rokok adalah racun sianida.

Sumber:

maicih Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
follow me
Tagged , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: