5 Rekomendasi Kuliner Khas Aceh yang Wajib Kamu Cicipi

KULINER menjadi salah satu daya tarik utama setiap daerah di Indonesia dalam menarik perhatian wisatawan. Tak terkecuali Aceh. Sebagian orang mungkin sudah familiar dengan berbagai makanan khas Aceh yang menyuguhkan cita rasa gurih, pedas, dan tentunya bisa bikin orang ketagihan. Mulai dari olahan Mi Aceh, Roti Canai, hingga sajian Kopi Gayonya yang sangat khas.

Namun ternyata, Aceh menyimpan beragam kuliner tradisional lainnya yang menarik untuk dieksplorasi. Dilansir Okezone dari berbagai sumber, Senin (25/12/2017), berikut 5 rekomendasi kuliner khas Aceh paling menggoda lidah, dan wajib Anda cicipi ketika berlibur ke Negeri Serambi Mekkah itu.

Rumah Makan Hasan

Sumber: @madhany12

Salah satu tempat kuliner yang wajib Kamu kunjungi saat berlibur ke Aceh adalah Rumah Makan Hasan. Tempat makan ini cukup populer di kalangan pencinta kuliner lokal, karena menyuguhkan olahan kari kambing yang sangat menggugah selera. Selain rasanya yang lezat, harga makanan di tempat ini pun relatif murah yakni, mulai dari Rp15 ribu – Rp25 ribu saja. Tertarik untuk mengunjunginya ? Rumah Makan Hasan terletak di Jalan Muhammad Hasan, Banda Aceh.

Canai Mamak Kuala Lumpur

Sumber: nefipiliang89 / instagram

Tempat Makanan selanjutnya yang harus Anda cicipi adalah Canai Mamak Kuala Lumpur. Sesuai dengan namanya, rumah makan ini menyuguhkan beragam olahan roti canai yang sangat menggugah selera dengan tekstur roti yang lembut, empuk, dan pas untuk disantap semua kalangan. Soal harga? Tidak perlu khawatir. Satu porsi roti canai berisi 5 potong roti dibanderol seharga Rp5 ribu saja. Murah bukan? Canai Mamak Kuala Lumpur sendiri terletak di Jalan Teuku Umar No.51, Seutui, Aceh.

Sate Matang Bireuen

Sumber: @asbuch_92

Selain terkenal dengan olahan mi, kuliner khas Aceh yang patut dicoba adalah Sate Matang. Sate yang berasal dari Kota Matangglumpangdua, Kabupaten Bireuen ini cukup terjangkau untuk semua kalangan, yakni Rp3.000 per tusuk. Hidangan tersebut disajikan lengkap dengan bumbu kacang yang ditaburi bawang goreng dan daun bawang dengan sepiring nasi putih, serta kuah soto yang diberi sedikit potongan lemak sapi atau kambing tanpa santan.

Kuah Beulangong Aceh Besar

Sumber: @atwitlovers

Kuah beulangong sangat identik dengan masakan Aceh Besar. Hidangan ini berbahan baku daging kambing atau sapi, kemudian dimasak dengan menggunakan belangan yang ditambahi potongan buah nangka. Kuah Beulangong menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan kenduri-kenduri atau acara besar di Aceh. Kuah beulangong merupakan tradisi makan besar di Aceh yang masih terjaga hingga saat ini.

Ayam Tangkap Aceh Besar

Sumber: @kedai_fatimah

Ayam tangkap merupakan sajian kuliner ayam muda yang digoreng bersama dengan daun pandan, daun kari, serta cabai hijau. Sebelum digoreng potongan ayam terlebih dahulu dibumbui dengan rempah-rempah sekitar 15 menit untuk menambah cita rasa dan ditambah gorengan daun pandan dan teumurui. Anda bisa menemukan hidangan ini diseluruh penjuru kota Aceh.

Sumber: https://lifestyle.okezone.com/read/2017/12/25/298/1835713/5-rekomendasi-kuliner-khas-aceh-yang-wajib-anda-cicipi

maicih Administrator
Dibalik Logo Maicih. Sosok emak yang terlihat nyata dengan menghadap ke depan sembari tersenyum hangat. Ada makna yang tersirat dari logo Maicih ini. Maicih seolah berkata bahwa menghadapi dunia tak perlu dengan keangkuhan, tapi dengan senyuman.
follow me
Tagged , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: